Sabtu, 14 Januari 2012

Kayu Gergajian kehutanan

Pengeringan kayu adalah proses untuk mengeluarkan air yang terdapat di dalam kayu. Telah diutarakan di muka, bahwa kadar air kayu memberikan pengaruh yang sangat besar dalam pemakaian kayu. Untuk berbagai macam kegunaan dengan kondisi udara tertentu kayu memerlukan batas kandungan kadar air. Oleh karena itu masalah pengeringan merupakan factor yang penting pada kayu.
Pergerakan air di dalam kayu terjadi dari daerah berkelembapan tinggi ke daerah yang berkelembapan lebih rendah. Kayu akan mengering dan bagian luar ke dalam kayu. Dengan kata lain permukaan kayu lebih cepat mengering daripada bagian dalamnya.
Proses keluarnya air dalam proses pengeringan disebut proses evaporasi. Evaporasi akan terjadi bila kadar air di dalam kayu lebih besar dari kadar air keseimbangan (EMC). Selama proses pengeringan kayu berlangsung, yang terlebih dahulu keluar adalah air bebas yang terdapat dalam rongga sel. Setelah itu menyusul air yang terikat pada dinding-dinding sel. Keadaan titik air bebas telah habis keluar, tetapi air terikat masih dalam keadaan jenuh, dinamakan keadaan pada titik jenuh serat (FSP=Fiber Saturation Point). Perubahan kadar air yang dialami kayu pada keadaan di atas titik jenuh serat ini tidak mempengaruhi bentuk dan ukuran kayu. Tetapi segala perubahan bentuk dan ukuran kayu. Oleh sebab itu perubahan-perubahan kadar air di bawahtitik ini sangat mempengaruhi sifat-sifat fisik dan mekanik kayu.
Contoh kasus pengeringan kayu secara alami, misalnya Apabila sebuah pohon baru saja ditebang maka lubang dan dinding selnya masih banyak mengandung air. Pohon yang aru saja ditebag disebut “ Kayu Hijau “. Kayu yang masih demikian akan banyak mengadung resiko jika digunakan sebagai bahan bangunan untuk itu harus melalu jalur pengeringan untuk mengurangi kadar air hingga sesuai dengan yang dikehendaki yaitu antara 20 – 20%.bila lebih dari 20% resikonya akan mudah terserang jamur pelapuk.

Untuk memperoleh kayu yang bekualitas baik, pengeringan kayu mutlak diperlukan untuk tujuan :
1. Memperkecil kandungan air di dalam kayu
2. Mencegah serangan terhadap kayu oleh jamur dan serangga
3. Meningkatkan kekuatan kayu
4. Mempermudah pengerjaan
Sifat beberapa jenis kayu pada pengeringan kayu alami  di dalam proses pengeringan secara alami kayu memiliki jenis atau khas kayu yang berbeda – beda seperti yang akan di jelaskan di bawah ini.

Kayu Keruing
Pada penengeringan udara luar, kayu keruing banyak mengalami kerusakan kare cepat mengeluarkan air. Karusakan terjadi pada bagian ujung kayu berupa retak – retak dan noda noda jamur. Kayu pengganjal untuk papan yang emmiliki ketebalan 2,5 cm sebaiknya tidak boleh lebih tebal dari 1m. kayu pengganjal dibiarkan menjorok beberapa sentimeter keluar.

Kayu Kempas
Kayu ini tergolong kayu yang sukar dikeringkan. Kayu ini baru bisa digunakan setelah diekringkan selama 5 bulan.

Kayu meranti dan sejenisnya
Kayu ini umumnya mudah dikeringkan dan sediit mengalami kerusakan pecah pada bagian ujungnya. Ketebalan kayu pengganjalnya dapat lebih tebal dari 4 cm
Kerugian Kualitas pada Pengeringan Alami

                                                                                                Gambar 1.
                                                                                                 Pengeringan kayu
                                                                                                 secara alami
            Gambar 1. Metode pengeringan kayu secara alami.
Gambar 1. Metode pengeringan kayu secara alami.
                                                                                                                                                                                   

                                                                                                 
TUGAS INDIVIDU
PENGGERGAJIAN DAN PENGERJAAN KAYU

PENGERINGAN KAYU
 OLEH :
ZULFIKAR TAUFIK
M111 09297
A

   FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011


Minggu, 01 Januari 2012

Tahun Penuh Koreksi


“ Kau bisa memberi  tanpa mencintai, tapi kau tidak bis amencitai tanpa memberi” (Amy Carmichael)
“ Hal lain bias mengubah kita, tapi kita bermula dan berakhir dengan kelurga. ” ( Anthony Brandt )
“ Kau harus menjadi dirimu sendiri. Bersikaplah sangat jujur tentang siapa dan apa dirimu. Dan jika orang masih menyukaimu, itu bagus. Jika mereka tidak menyukaimu, itu masalah mereka.” ( Sting )

Tahun 2012, Eksperimen Baru


SIKAP
Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA
atau TETAPI. Andalah pengemudinya. 
Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!